INFO TERBARU

Gagal Orgasme pada Perempuan Bisa Dipicu oleh 5 Hal Ini

Gagal Orgasme pada Perempuan Bisa Dipicu oleh 5 Hal Ini
Jakarta, Dibanding pada laki-laki, serba-sebi orgasme pada perempuan jauh lebih misterius dan tidak pernah ada habisnya untuk dibahas. Termasuk ketika beberapa perempuan susah mencapai orgasme, penyebabnya bukan cuma karena kurang terangsang.

Beberapa hal yang bisa membuat permepuan susah orgasme saat berhubungan seks adalah sebagai berikut, seperti dikutip dari Yourtango, Selasa (25/9/2012).

1. Penyakit
Berbagai jenis penyakit kronis mulai dari diabetes mellitus, multiple schlerosis, kanker dan cedera tulang punggung bisa merusak fungsi seksual para perempuan. Bukan cuma secara fisik saja, tetapi juga secara psikologis sebab kadang adanya penyakit tersebut bisa mengurangi rasa percaya diri.

2. Obat-obatan
Beberapa obat memiliki efek samping yang membuat perempuan jadi kurang peka terhadap rangsang seksual. Contohnya obat-obat untuk mengontrol tekanan darah, antialergi dan beberapa jenis psikotropik terutama golongan Selective Serotonin Reuptake Inhibitors (SSRI) yang memang dilaporkan sering memicu gangguan orgasme.

3. Penuaan
Seiring bertambahkan usia, perempuan makin sedikit memproduksi esterogen. Menurunnya hormon seks permepuan tersebut membuat aliran darah ke berbagai titik sensitif berkurang, sehingga kepekaannya terhadap rangsang seksual juga menurun.

4. Anggapan orgasme pada perempuan adalah tabu
Nilai-nilai negatif tentang seks kadang tertanam sejak kecil sehingga tanpa sadar mempengaruhi cara seseorang merespons situasi erotis. Misalnya menjauhi hal-hal berbau seksual untuk menghindari kesan sebagai permepuan nakal, lalu justru mengalami kesulitan saat seharusnya menikmati.

5. Tidak nyaman dengan keintiman
Seseorang akan sulit untuk merasa lepas saat berhubungan seks jika tidak bisa mentoleransi keintiman dalam situasi non-seksual, misalnya terlalu pemalu. Bisa juga karena punya trauma yang menyakitkan di masa lalu, misalnya pernah mengalami pelecehan seksual.

6. Menyimpan amarah dan kebencian
Berbagai permasalahan di luar ranjang seringkali muncul dan sangat mempengaruhi kehidupan seksual di atas ranjang. Meski tetap berhubungan seks misalnya, beberapa perempuan cenderung menahan diri untuk tidak terlalu menikmati karena diam-diam sedang marah dengan pasangannya.